Jumlah Pengangguran Menurut Kabupaten/Kota tahun 2021-2024

    Tabel tersebut menyajikan data jumlah pengangguran di Provinsi Riau berdasarkan kabupaten/kota selama periode 2021 hingga 2024. Secara umum, terlihat adanya tren penurunan jumlah pengangguran dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021, total pengangguran tercatat sebesar 145.669 jiwa, kemudian sedikit menurun pada tahun 2022 menjadi 144.889 jiwa. Penurunan yang lebih signifikan terjadi pada tahun 2023 sebesar 132.454 jiwa, hingga akhirnya mencapai 121.361 jiwa pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Riau.

    Jika dilihat berdasarkan wilayah, Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan jumlah pengangguran tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya. Meskipun demikian, jumlah pengangguran di Pekanbaru menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, dari 44.503 jiwa pada tahun 2021 menjadi 23.635 jiwa pada tahun 2024. Kondisi ini mencerminkan bahwa sebagai pusat aktivitas ekonomi, Pekanbaru memiliki tingkat persaingan kerja yang tinggi, namun juga diiringi dengan peningkatan peluang kerja.

    Selain Pekanbaru, beberapa daerah seperti Bengkalis, Kampar, dan Rokan Hilir juga memiliki jumlah pengangguran yang relatif tinggi, meskipun cenderung mengalami fluktuasi. Bengkalis misalnya mengalami peningkatan hingga tahun 2023 sebelum akhirnya menurun pada tahun 2024. Sementara itu, Kampar dan Rokan Hilir menunjukkan pola naik turun yang menggambarkan dinamika kondisi ekonomi di masing-masing daerah.

    Di sisi lain, kabupaten seperti Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Kepulauan Meranti memiliki jumlah pengangguran yang relatif lebih rendah dibandingkan wilayah lainnya. Meskipun demikian, perubahan angka tetap terjadi setiap tahunnya. Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengangguran antar daerah, namun tren umum yang terlihat adalah penurunan jumlah pengangguran di Provinsi Riau selama periode 2021–2024.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rata-Rata Lama Sekolah (Tahun), 2025